Update Terbaru Aplikasi Substack bisa jadi Saingan TikTok di AS

2 days ago 3
ARTICLE AD BOX

Jakarta, Gizmologi – Substack, aplikasi berita telah merambat menjadi platform media sosial yang bisa menjadi saingan TikTok. Aplikasi ini telah memberikan update terbaru yang menambahkan fitur video vertikal.

Secara teknis, tampilan feed aplikasi mengikuti gaya TikTok. Tab ini merupakan hasil dari desain tab Media yang sudah ditambahkan perusahaan di 2024.

Dengan adanya pembaruan di aplikasi Substack ini tentu menunjukan niat jelas tujuan perusahaan. Yaitu untuk mendapatkan sedikit keuntungan dengan menghadirkan video pendek dari Instagram, TikTok dan YouTube.

Baca Juga: TikTok Perkenalkan Feed STEM di Indonesia: Akses Lebih Mudah ke Konten Edukasi

Selain Fitur Video Pendek, Substack juga Menyediakan Podcast

Aplikasi Substack(Foto: Engadget)

Melansir Engadget, tab Feed di aplikasi Substack menampilkan video yang dapat digulir dari kreator langganan, serta terdapat saran video berdasarkan algoritma pengguna. Berbagai bentuk konten berdurasi pendek bisa disertakan, seperti video yang diposting melalui Substack Notes, fitur mikroblog ala Twitter, klip dari postingan video yang lebih panjang dan pada akhirnya pratinjau podcast.

Perusahaan mengatakan, menambahkan fitur multimedia ke aplikasi seperti podcast dan video telah menjadi keuntungan bagi para kreator. Perusahaan ini mengatakan bahwa 82% dari penulis berpenghasilan tertinggi Substack menggunakan multimedia, naik dari lebih dari 50% pada bulan April lalu.

Dengan adanya peningkatan tersebut, Substack hadirkan dukungan video berdurasi pendek agar bisa mendorong kreator lebih maju lagi. Aplikasi ini tercatat menambahkan dukungan untuk video asli pada tahun 2022, lalu memperluas fitur-fitur tersebut pada tahun 2023.

Substack(Foto: Techcrunch)

Terbaru di 2024, aplikasi memberikan kreator kemampuan untuk meng-host streaming video langsung. Perusahaan ini telah cukup terbuka.

Mereka tak ingin platformnya dianggap buletin saja, melainkan sebuah rumah. Perusahaan juga telah mencoba untuk menggaet para kreator TikTok secara khusus sejak setidaknya tahun 2024.

Substack bisa jadi Saingan TikTok?

Tiktok Thumbnail

Substack mendesain ulang aplikasi yang bisa memberikan pelanggan cara baru untuk menemukan kreator untuk diikuti. Selain itu, perusahaan ingin membuat platform ini menjadi rumah yang lebih baik untuk jenis kreator yang benar-benar baru.

Substack di Amerika Serikat bukan akan menjadi saingan TikTok, melainkan akan menjadi opsi lain TikTok. Adapun perubahan dari aplikasi tersebut memang sudah direncanakan bukan disengaja menjadi alternatif lain dari TikTok.

Saat ini, TikTok belum dihentikan aksesnya di AS, karena Presiden Donald Trump yang mengundurkan waktu pemblokiran. Perpanjangan waktu ini diberikan karena belum mencapai kesepakatan.

Dalam sebuah pernyataan, Trump mengatakan bahwa waktu yang tidak tepat dari undang-undang tersebut, yang mulai berlaku pada jam-jam terakhir masa jabatan Presiden Joe Biden. Dia menulis bahwa dia akan meninjau intelijen sensitif yang terkait dengan masalah keamanan nasional yang diangkat oleh para kritikus aplikasi dan mengevaluasi kecukupan langkah-langkah mitigasi yang telah diambil TikTok hingga saat ini.

TikTok sebelumnya telah melakukan upaya selama bertahun-tahun, yang dikenal sebagai Project Texas, untuk memindahkan data pengguna AS ke server yang dihosting oleh Oracle. Kesepakatan ini dibuat setelah bertahun-tahun bernegosiasi dengan Komite Penanaman Modal Asing di Amerika Serikat (CFIUS), tetapi pembicaraan tersebut terhenti tahun lalu.

Artikel berjudul Update Terbaru Aplikasi Substack bisa jadi Saingan TikTok di AS yang ditulis oleh Zihan Fajrin pertama kali tampil di Gizmologi.id

Read Entire Article