Perwira Bali Soroti Dampak pada UMKM

1 week ago 2
ARTICLE AD BOX
DENPASAR, NusaBali
Situasi ekonomi global yang tidak menentu dan krisis berkepanjangan terus memberikan tekanan pada sektor pariwisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bali. Ketua DPD Perwira (Perkumpulan Perempuan Wirausaha) Bali, Anak Agung Putri Puspawati, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak krisis ini, terutama pada sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung perekonomian Bali.

“Kita banyak mengandalkan pariwisata, dan saat ini kunjungan wisatawan sedang lesu. Ini adalah masa low season, dan krisis global yang berkepanjangan juga memengaruhi ekspor dan kegiatan ekonomi lainnya,” ujar Gung Puspa.

Pengusaha handicraft ini menjelaskan bahwa meskipun kondisi domestik masih relatif stabil, dengan masyarakat masih mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, sektor pariwisata dan ekspor mengalami penurunan yang signifikan.

“Hotel-hotel sepi, okupansi turun drastis. Ini sangat berdampak pada perekonomian Bali,” jelasnya.

Gung Puspa juga menyinggung kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah, yang menurutnya masih perlu dievaluasi dampaknya.

“Efisiensi itu masih baru, kita masih perlu melihat ke depannya. Namun, yang jelas, kami berharap pemerintah bisa memberikan fasilitasi lebih bagi UMKM, terutama dalam hal pemasaran,” ujarnya.

Sebagai bagian dari anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Gung Puspa berharap agar pemerintah dapat memberikan peluang lebih besar bagi UMKM, khususnya dalam hal pameran berskala nasional.

“Kami tidak terlalu berharap pada pameran internasional saat ini, karena kondisinya belum menguntungkan. Fokus kami adalah menggarap pasar domestik terlebih dahulu,” katanya.

Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap generasi muda Bali yang mulai enggan melanjutkan tradisi kerajinan tangan.

“Anak-anak muda sekarang lebih tertarik bekerja di kantor atau bidang yang instan. Padahal, kerajinan tangan adalah salah satu kekuatan ekonomi Bali. Jika tidak ada regenerasi, bagaimana kelanjutannya?” tanyanya.

Di tengah tantangan ekonomi yang berat, DPD Perwira Bali tetap menunjukkan kepedulian sosial dengan menggelar buka puasa bersama anak-anak kurang mampu dan kaum dhuafa. Kegiatan yang berlangsung di SSP Coffee, Panjer, Denpasar, ini dihadiri oleh sekitar 25 anak-anak binaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Khairu Ummah Denpasar.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap sesama, terutama di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Gung Puspa. Kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara pengurus DPD Perwira Bali dan DPC Kabupaten/Kota se-Bali.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya melibatkan pengurus yang beragama Muslim, tetapi juga pengurus dari berbagai latar belakang agama. “Kami lintas agama, namun saling mendukung dalam berbagai kegiatan, termasuk kegiatan sosial. Ini menunjukkan kekompakan dan toleransi yang tinggi di Bali,” tambah Gung Puspa. 7mao
Read Entire Article