ARTICLE AD BOX
Kajian digelar di Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida), dipimpin Sekda Tabanan I Gede Susila, Minggu (23/3). Menurut Susila, tahap kajian ini masih bersifat internal dan fokus pada inventarisasi kebutuhan. Jika kajian selesai, maka akan dilaporkan ke Bupati Tabanan untuk langkah selanjutnya. "Kami masih mendiskusikan berbagai aspek teknis dan operasional," tambahnya.
Sebagai bagian dari persiapan, pihak Pemkab Tabanan juga telah melakukan studi banding ke RMU di Banyuwangi, Jawa Timur, yang dianggap sebagai model ideal. "Di sana mereka sudah mampu memproduksi beras sesuai standar, dan kami ingin mempelajari sistem produksinya," jelas Susila.
Dari hasil kunjungan, disebutkan Sekda Susila, investasi pembangunan RMU di Banyuwangi mencapai Rp 400 miliar. Dana ini mencakup lahan, mesin, dan fasilitas penunjang seperti asrama pekerja. "Angkanya cukup besar, tapi ini menjadi bahan pertimbangan untuk perencanaan di Tabanan," tandasnya.7des