Mourinho Cubit Hidung Pelatih Galatasaray Setelah Timnya Kalah di Piala Turki

1 day ago 1
ARTICLE AD BOX
Dalam pertandingan tersebut, Victor Osimhen mencetak dua gol untuk tim tamu, dengan gol keduanya berasal dari titik penalti. Sementara itu, Sebastian Szymanski berhasil memperkecil ketertinggalan bagi tuan rumah menjelang akhir babak pertama. Namun, suasana memanas di akhir pertandingan, memaksa polisi turun ke lapangan untuk meredakan kericuhan.

Keributan besar terjadi di antara para pemain, yang mengakibatkan wasit mengeluarkan tiga pemain dari lapangan, yaitu Mert Hakan Yandas dari Fenerbahce serta Baris Alper Yilmaz dan Kerem Demirbay dari Galatasaray.

Di tengah kekacauan tersebut, Mourinho terlihat menarik hidung Buruk, yang segera terjatuh sambil memegangi wajahnya. Buruk menjelaskan setelah pertandingan perempat final, "Dia mencubit hidung saya dari belakang saat saya berjalan. Ada sedikit goresan. Tentu saja, itu bukan hal yang baik dan berkelas."

Wakil Presiden Galatasaray, Metin Ozturk, tidak segan-segan menyatakan ketidakpuasannya terhadap insiden yang melibatkan Mourinho. "Insiden terbaru ini bukan hanya serangan terhadap pelatih Galatasaray, tetapi juga terhadap sepak bola Turki. Ini Mourinho, saya tidak tahu dari mana dia mendapatkan keberanian ini," ujarnya. "Di mana di dunia ini dia bisa melakukan ini? Di mana dia mengira Turki berada?"

Galatasaray kemudian memposting foto Buruk yang tersenyum sambil melihat ke arah Mourinho di akun resmi X mereka. "ANDA TIDAK BOLEH MENYERANG, ANDA HARUS MENCERNA!" demikian pesan yang menyertai foto tersebut, lengkap dengan emoji shushing.


Dalam postingan lain, klub tersebut menampilkan video versi kartun Mourinho dengan tulisan, "Galatasaray membuatmu gila."

Insiden ini merupakan salah satu dari banyak kontroversi yang melibatkan Mourinho musim ini. Pelatih asal Portugal ini sebelumnya telah mengeluhkan kinerja wasit Turki dan dijatuhi larangan bertanding selama empat pertandingan pada bulan Februari karena komentarnya tentang ofisial pertandingan setelah pertemuan sebelumnya dengan Galatasaray.

Galatasaray juga menuduh Mourinho mengeluarkan pernyataan rasis setelah pertandingan tersebut. Klub itu menyatakan bahwa mantan manajer Real Madrid, Manchester United, dan Chelsea itu menggunakan "retorika yang jelas-jelas tidak manusiawi" setelah ia menyebut bangku cadangan lawan "melompat-lompat seperti monyet." Mourinho kemudian menggugat klub tersebut atas tuduhan tersebut.

Read Entire Article