Maling Tukar Motor dengan Sepeda Gayung

1 day ago 3
ARTICLE AD BOX
Sontak peristiwa yang diketahui Selasa (1/4) pagi, itu membuat heboh para tetangga. Nenurut laporan kepolisian, dugaan tindak pidana pencurian ini diketahui sekitar pukul 06.30 Wita dan dilaporkan ke pihak berwenang setengah jam kemudian. Korban, Ni Nengah Sutini seorang petani setempat, mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 22 juta akibat kehilangan kendaraan tersebut. 
 
Kejadian bermula ketika saksi, atau suaminya I Wayan Miyasa, membawa sepeda motor tersebut ke warung dekat rumah untuk membeli lauk sekitar pukul 06.00 Wita. Setelah kembali, dia memarkir kendaraan di halaman rumah korban dan sempat menikmati secangkir kopi sebelum berangkat ke sawah menggunakan motor lain. Beberapa saat kemudian, saksi lain atau anaknya sendiri Ni Kadek Sukmayanti, menyadari bahwa sepeda motor Scoopy yang biasa dia bawa hilang.
 
Upaya pencarian dilakukan dengan menghubungi anggota keluarga. Namun,  tidak ada yang mengetahui keberadaan kendaraan tersebut. Korban akhirnya melaporkan kejadian ini kepada Kepala Wilayah (Kawil) Tiying Gading sebelum diteruskan ke Polsek Selemadeg Barat untuk penyelidikan lebih lanjut.
 
Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Moh Taufik Effendi membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan bahwa modus operandi pencurian diduga terjadi karena situasi rumah yang sepi dan kondisi pintu tidak tertutup. Selain itu, kunci motor yang masih tergantung semakin mempermudah pelaku dalam menjalankan aksinya.
 
“Dugaan awal, pelaku memanfaatkan kelengahan pemilik rumah dan kondisi lingkungan yang sepi. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku,” ujar AKP Taufik Effendi.
 
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi kunci masih tergantung guna menghindari kejadian serupa. "Hingga saat ini kami masih melakukan penyelidikan termasuk sepeda yang dipakai menukar itu kita akan dalami," jelasnya.7des
Read Entire Article