Kurang Kreatif, Manchester United Digebuk Forest

21 hours ago 2
ARTICLE AD BOX
NOTTINGHAM, NusaBali
Kurangnya kreativitas di daerah sepertiga terakhir lawan jadi penyebab kekalahan Manchester United (MU) 0-1 dari Nottingham Forest, dalam lanjuta laga Premier League, di City Ground, Nottingham, Rabu (2/4) dini hari WITA. Apalagi dalam laga itu, MU setidaknya 59 kali memasuki daerah sepertiga terakhir Forest.

"Kami mendorong lawan ke sepertiga terakhir. Tetapi pada akhirnya kami kekurangan kualitas di sepertiga akhir," kata Pelatih MU Ruben Amorim di laman resmi klub, Rabu.

Menurutnya, MU dalam beberapa pertandingan gagal menciptakan situasi berbuah gol, setelah  menciptakan banyak peluang. Dalam kekalahan 0-1 melalui gol Anthony Elanga itu, MU memasuki sepertiga area terakhir lawan sebanyak 59 kali. 

Namun, karena kurangnya kreativitas membuat MU gagal mencetak gol dari total 24 tembakan yang enam di antaranya tepat sasaran. Total tembakan ini jumlah terbanyak dalam laga Liga Inggris dan MU gagal mencetak gol sejak September 2021.

"Kemudian kami mencoba terkadang dengan peluang bagus tetapi saya pikir dalam umpan silang terakhir, umpan terakhir, assist terakhir itu tidak ada," jelas Amorim.

Kendati demikian, pelatih asal Portugal itu mengakui ada peningkatan dari bagaimana timnya membangun serangan. Namun, untuk meraih kemenangan, kata Amorim , timnya perlu lebih kreatif di final third.

Kekalahan itu membuat MU tertahan di posisi 13 klasemen sementara dengan 37 poin dari 30 laga. Sedangkan Forest di posisi ketiga dengan 57 poin dari 30 laga setelah melanjutkan laju positif di liga karena tak pernah kalah dari empat laga terakhir.

Pencetak gol Forest Anthony Elanga adalah pemain muda potensial MU, sebelum dijual pada 2023 oleh manajer saat itu Erik ten Haag. Gol Elanga membuat publik Forest bergemuruh saat laga baru berjalan lima menit. Sejak bergabung Forest dengan transfer 15 juta poundsterling, Elanga tampil impresif dan mencetak tujuh gol serta delapan assist. 

Elanga sejatinya lama jadi bagian dari MU sejak bergabung di akademi pada usia 12 tahun. Dia melakukan debut seniornya pada Mei 2021 saat berusia 19 tahun.

Meski demikian, Amorim menegaskan keputusan klub menjual Elanga bukanlah sebuah kesalahan. Pernyataan itu diungkapkan Amorim usai Elanga (22 tahun) mencetak gol kemenangan Forest atas MU.

"Di Manchester United, Anda tidak punya banyak waktu. Saya pun tidak akan punya waktu. Kami harus segera mendapatkan hasil yang tepat," kata Amorim.

Amorim berpendapat tekanan di MU jauh lebih besar dibandingkan klub lain sehingga para pemain terkadang tidak memiliki waktu untuk berkembang. Untuk itu, kata Amorim, membutuhkan fondasi yang kuat untuk mendukung para pemain muda. Jika tidak, tim tidak dapat membantu mereka berkembang.

Sementara itu, legenda MU Rio Ferdinand menyoroti tiga pemain Setan Merah yang gagal menghentikan gol luar biasa Elanga, yang berlari hampir sepanjang lapangan dengan bola sebelum melepaskan tembakan rendah dan keras yang melewati Andre Onana.

Ferdinand mengungkapkan keheranannya atas fakta Elanga mampu berlari sejauh 85 meter dalam sembilan detik tanpa adanya gangguan berarti dari pemain MU.
"Pertama-tama, itu gol yang luar biasa dari Elanga. Dari sudut pandang bertahan, (Patrick) Dorgu seharusnya di sisi yang lebih baik untuk bertahan,”kata Ferdinand,

Lalu Ferdinand menyebutkan, Alejandro) Garnacho seharusnya menjatuhkannya, dan melakukan pelanggaran. Noussair Mazraoui juga harus lebih agresif menghadapi pemain lawan. ant
Read Entire Article