ARTICLE AD BOX
AMLAPURA, NusaBali
Sebuah kapal berbendera New Zealand tanpa awak terdampar di perairan Kecamatan Kubu, tepatnya Banjar Baturinggit Kaja, Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, Karangasem, Kamis (20/3) pukul 15.30 Wita. Kapal ini ditarik dengan 13 jukung milik nelayan.
“Kali ini kapal telah diamankan di Pos Patroli Bali Timur,” ujar Koordinator Patroli Bali Timur, Ditpolairud Polda Bali Iptu I Made Darsa dihubungi di Po Patroli Bali Timur, Banjar Lebah, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, Karangasem, Minggu (23/3).
Iptu Darsa menyebutkan, berdasarkan laporan kapal bernama Alaimarie ini panjang sekitar 12 meter dengan lebar 2,5 meter tanpa awak. Kapal ditemukan tiga nelayan di tengah laut, sekitar 6 mil dari Pantai Banjar Baturinggit Kaja.
Tiga nelayan itu I Ketut Suara, 48 dari Banjar Baturinggit Kaja, Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu, I Nyoman Rai, 40, dari Banjar/Desa Kubu, kecamatan Kubu dan I Komang Alit, 45, dari Banjar/Desa Kubu, Kecamatan Kubu.
Kapal ditemukan terambang-ambing. Tiga nelayan yang menemukan, lanjut memberitahukan kepada rekan-rekannya hingga 13 nelayan memakai perahunya untuk menarik kapal itu.
Kapal yang bagian di dalamnya telah kemasukan air. Saat sedang menarik kapal salah satu nelayan I Nengah Sudarsana melaporkan kejadian itu ke Pos Patroli Bali Timur, dan ke Polsek Kubu sehingga diketahui petugas, langsung mengecek ke lokasi.
Setelah berhasil dibawa ke drat lalu ditambatkan di Pantai Banjar Baturinggit Kaja, Desa Baturinggit, demi keamanan mengingat dalam kapal itu berisi barang-barang, maka dipindahkan ke depan Pos Patroli Bali Timur, Banjar Lebah, Desa Sukadana.
“Biasanya kapal, itu, untuk berwisata, karena terbawa gelombang, terdampar di perairan Kecamatan Kubu,” kata Iptu Darsa.
Iptu Darsa mengatakan hingga kemarin, belum ada laporan, ada wisatawan kehilangan kapal. Hadir di lokasi Kapolsek Kubu AKP Moris, bersama anggotanya melakukan pengecekan.
Barang-barang yang ditemukan di dalam kapal, yakni rak berisi buku bacaan, 1 unit TV LED, jirigen minyak, kasur dan bantal, APAR (alat pemadam api ringan) untuk alat pemadam, pakaian dan selimut, senter, tang, tisu, serta alat komunikasi. “Kapal ini ditambatkan di Pos Patroli Bali Timur,” kaat AKP Moris.
Kondisi kapal, katanya, barang-barang dalam kapal terendam air, termasuk mesinnya terendam, sehingga sulit dihidupkan.
Berharap agar pemiliknya segera datang mengambil kapal tersebut. AKP Moris juga mengaku belum dapat laporan kehilangan kapal, terkait adanya temuan kapal tanpa awak.7k16