Everton Tahan Arsenal, Bantu Liverpool Dekati Gelar Liga Inggris

22 hours ago 1
ARTICLE AD BOX
Dalam laga tersebut, Leandro Trossard membawa Arsenal unggul lebih dulu di menit ke-34, sebelum disamakan oleh Iliman Ndiaye lewat titik penalti di awal babak kedua.

Pertandingan berjalan ketat dan minim peluang hingga Arsenal memecah kebuntuan pada menit ke-34. Berawal dari kesalahan Everton di lini tengah, Raheem Sterling dengan cepat mengirimkan umpan kepada Trossard, yang kemudian melepaskan tembakan mendatar ke pojok kanan gawang tanpa mampu dihalau kiper Jordan Pickford. Gol ini menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran Arsenal di babak pertama.

Memasuki babak kedua, Everton bangkit. Mereka mendapat hadiah penalti kontroversial di menit ke-47 setelah Myles Lewis-Skelly dianggap menjatuhkan Jack Harrison di kotak terlarang. Iliman Ndiaye, yang maju sebagai eksekutor, sukses menyarangkan bola dan mencetak gol kesembilannya musim ini.

Keputusan penalti ini memicu perdebatan. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mempertanyakan keputusan wasit Darren England dan VAR Stuart Attwell. "Saya sudah menonton tayangan ulang 15 kali, dan menurut saya itu bukan penalti. Jika itu dianggap pelanggaran, maka seharusnya pemain Everton dikartu merah," ujar Arteta usai laga.

Dominasi Tak Berbuah Kemenangan

Arsenal sebetulnya tampil dominan dan memiliki sejumlah peluang di babak kedua, termasuk dari tendangan bebas Bukayo Saka dan Declan Rice, serta sepakan keras Gabriel Martinelli. Namun, penampilan gemilang kiper Pickford menggagalkan upaya mereka mencetak gol kedua.

Dengan hasil imbang ini, Arsenal mengoleksi 62 poin dari 31 pertandingan dan tertinggal 11 poin dari Liverpool yang berada di puncak klasemen. Liverpool sendiri masih memiliki satu pertandingan lebih banyak dan akan menghadapi Fulham, Minggu (6/4/2025) .

Arteta mengakui timnya harus segera melupakan hasil imbang ini dan bersiap menghadapi laga berat melawan Real Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions, Selasa (8/4/2025) dini hari WIB. “Ini salah satu pertandingan terindah dalam sepak bola, melawan tim yang mendominasi Eropa dalam 20–25 tahun terakhir,” kata Arteta.

Bagi Everton, hasil ini sangat berharga dalam upaya mereka menjauh dari zona degradasi. Dengan tambahan satu poin, Everton kini naik ke posisi 14 klasemen dengan 35 poin dari 31 laga—unggul 15 angka dari batas zona degradasi.

“Kami tak memulai dengan baik, tapi di babak kedua kami tampil lebih agresif,” ujar pelatih David Moyes. “Secara matematis kami belum aman, tapi saya berharap bisa segera mengunjungi stadion baru kami sebagai persiapan musim depan di Premier League.”

Hasil imbang ini menjadi yang ke-14 bagi Everton musim ini—terbanyak di antara tim Liga Inggris—disusul Arsenal yang kini mencatatkan 11 hasil imbang.

Read Entire Article