ARTICLE AD BOX
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD-Damkar Kabupaten Bangli I Wayan Wardana menyampaikan hal itu, Minggu (23/3). Jelasnya, kejadian tersebut yakni tanah longsor 20 kejadian, angin kencang atau pohon tumbang 50 kejadian, banjir 1 kejadian, kebakaran pemukiman 2, dan kebakaran rumah 1 kejadian, serta kebakaran rumah ibadah 1 kejadian. "Data ini bersifat dinamis bisa jadi kejadian belum sepenuhnya terlaporkan atau diinput," kata Wayan Wardana.
Dikatakan, data dibuat mengacu pada penanganan langsung oleh TRC BPBD, serta berdasarkan laporan/informasi tertulis yang masuk ke BPBD-Damkar. Dijelaskan, nilai kerugian atas dampak bencana itu Rp 5,4 miliar, hanya memuat tafsiran atas nilai kerusakan fisik bangunan.
Kata dia, terhadap kerusakan pada fasilitas pribadi dan masyakarat akan difasilitasi berupa bantuan keuangan Provinsi Bali. Hal ini sesuai Pergub Bali No : 37 Tahun 2023. Kerusakan yang terdampak pada sektor perumahan diberikan bantuan paket Sandang dan Pangan dari Dinsos Bangli, BPBD-Damkar Bangli, PMI Kabupaten Bangli. "Bantuan ini melalui bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD)," kata Wayan Wardana.7k17