Banjar Panti Gede Sandingkan Gelar Juara Ogoh-Ogoh dan Fragmen Tari

4 days ago 4
ARTICLE AD BOX
Menariknya, Sekaa Teruna (ST) Yowana Kertha Yoga dari Banjar Panti gede berhasil menyandingkan gelar juara ogoh-ogoh dan fragmen tari.

Ogoh-ogoh "Guna Swari" mengisahkan perjalanan Bhagawan Kasiapa dalam meruwat tiga sosok raksasa tampil mempesona. Karya dengan anggaran Rp 65 juta hingga Rp 70 jutaan ini semakin bertaksu dengan fragmen tari mempesona dari ST Yowana Kerta Yoga. Alhasil dewan juri tak ragu memberi poin terbaik untuk karya ogoh-ogoh dan fragmen tari dari Banjar Panti Gede tersebut.

Ketua Panitia Pelaksana, I Putu Niko Budatama, menyampaikan bahwa lomba ini merupakan ajang kebangkitan setelah vakum sejak 2020 akibat pandemi COVID-19 dan berbagai kendala lainnya. "Tahun ini menjadi momentum bagi kami untuk kembali menghidupkan semangat berkesenian di desa setelah sempat tertunda cukup lama," ujarnya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, lomba kali ini membagi dua kategori penilaian secara terpisah, yaitu Penilaian Ogoh-Ogoh On the Spot (19 Maret 2025) dan Penilaian Fragmen Tari (28 Maret 2025, malam pengerupukan)

Dengan sistem ini, setiap peserta memiliki peluang menang di kategori masing-masing. "Biasanya lomba Ogoh-Ogoh hanya melihat kesempurnaan karya secara keseluruhan, tetapi kali ini kami ingin lebih adil. Ogoh-Ogoh dan Fragmen Tari dinilai secara terpisah, sehingga masing-masing Sekaa Teruna bisa mendapatkan apresiasi sesuai dengan keahlian mereka," jelas Niko.

Para juri yang terlibat dalam lomba ini antara lain:
• Kategori Ogoh-Ogoh: Gusman Surya, Dwiaga Yogiswara, dan Cenk Cenk Bero.
• Kategori Fragmen Tari: Dayu Ratih, Dayu Sasrani, dan Putri Utami.

Tema lomba kali ini mengacu pada ketentuan lomba Ogoh-Ogoh tingkat Kota Denpasar, yakni menggunakan bahan ramah lingkungan dan sesuai dengan cerita yang diangkat. Sebanyak 15 ST dari berbagai banjar di Desa Pemecutan Kaja turut berpartisipasi dalam kompetisi ini.

Demi kelancaran acara, panitia menggandeng berbagai pihak untuk pengamanan, termasuk Dinas Kebudayaan, Babinsa, Linmas, Pecalang, serta pihak kepolisian. Lokasi perempatan Jro Kuta dipilih karena dinilai strategis dan tidak memiliki kendala kabel listrik yang mengganggu jalannya lomba.

Lomba tahun ini juga tetap memberikan kesempatan bagi Ogoh-Ogoh yang masuk nominasi tingkat Kota Denpasar untuk tetap berlaga di desa. "Di tempat lain, biasanya Ogoh-Ogoh yang masuk nominasi di kota hanya menjadi bintang tamu, tetapi kami ingin tetap memberi mereka kesempatan berkompetisi karena juri yang kami gunakan berbeda dengan juri di tingkat kota," tambah Niko.

Hasil Lomba Ogoh-Ogoh dan Fragmen Tari 2025

Berikut daftar pemenang lomba Ogoh-Ogoh dan Fragmen Tari Desa Pemecutan Kaja:

Kategori Ogoh-Ogoh:
  • • Juara I: Banjar Panti Gede (276 poin)
  • • Juara II: Banjar Mertayasa (268)
  • • Juara III: Banjar Belong Gede (256)
  • • Harapan I: Banjar Gerenceng (255)
  • • Harapan II: Banjar Balun (248)
  • • Harapan III: Banjar Kertajati (243)
  • • Harapan IV: Banjar Kertha Sari (240)

Kategori Fragmen Tari:
  • • Juara I: Banjar Panti Gede (844 poin)
  • • Juara II: Banjar Belong Gede (818)
  • • Juara III: Banjar Balun (796)
  • • Harapan I: Banjar Belong Menak (793)
  • • Harapan II: Banjar Gerenceng (783)
  • • Harapan III: Banjar Kertha Sari (765)
  • • Harapan IV: Banjar Merthayasa (754)

Dengan kembali digelarnya lomba ini, panitia berharap dapat membangkitkan kembali semangat berkesenian di Desa Pemecutan Kaja dan memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan budaya Bali. 

"Kami ingin lomba ini berjalan dengan sportif dan diterima dengan baik oleh semua peserta. Ke depan, kami akan melakukan evaluasi agar pelaksanaan lebih maksimal, terutama dalam penjurian dan durasi waktu," tutup Niko. *m03

Read Entire Article