6 Pura Diterjang Angin Ngalinus

1 week ago 2
ARTICLE AD BOX
Dampak dari bencana itu, tiga palinggih roboh yakni Palinggih Piyasan, Taksu, dan Palinggih Tugu. Akibat kerugian tersebut kerugian ditafsir mencapai Rp 300 juta. Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Berata mengatakan peristiwa itu terjadi Sabtu siang sekitar pukul 13.00 Wita. Saat itu kawasan Tabanan sedang dilanda hujan deras disertai angin kencang. 

"Awalnya yang tumbang ini Bale Piyasan kemudian menimpa dua palinggih lainnya," tegas Iptu Berata, Minggu (23/3).  Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian mencapai Rp 300 juta. 

Dihubungi terpisah, Kepala BPBD Tabanan I Nyoman Sri Nadha Giri mengatakan secara rinci laporan kejadian dampak angin kencang itu mencapai 20 titik. Sebagian besar besar peritiwa pohon tumbang dan bangun roboh. "Paling banyak kejadian ada di Kecamatan Penebel. Sejumlah pura juga terdampak," akunya. 

Adapun Pura yang terdampak ada Bale Pesandekan Pura Puseh di Desa Biaung Kecamatan Penebel dan Bale Pesandekan Pura Dalem Desa Wongaya Gede di Kecamatan Penebel yang tertimpa pohon. "Dari 20 titik bencana itu seluruhnya sudah tertangani, ada juga ditangani oleh masing-masing krama," akunya. 

Untuk saat ini terkait kerugian masih dirinci. Sebab tim masih melakukan pendataan secara bertahap. "Nah terkait dengan bantuan untuk bencana korban dipersilakan mengirim proposal untuk nanti ditindaklanjuti," kata Sri Nadha Giri. 

Dia menambahkan total ada enam pura dan merajan yang terimbas angin. Selain Pura Dalem Wongaya Gede, Pura Puseh Desa Biaung, Merajan Griya Pacut, ada juga Pura Gading Wani di Kecamatan Selemadeg Barat dan Pura Dalem Desa Apuan serta Merajan warga di Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti.7des 
Read Entire Article